Blog

STRONG? What is it?

Seringkali saya mendengar anak-anak remaja berkata: ”Wedeeh.. Strooong!”. Sekarang saya mau tanya, apa sih sebenarnya si setrong itu? Petantang-petenteng keroyokan, ikut tawuran, apakah itu strong? Berantem, tonjok-tonjokan di jalan, apakah itu strong? Berkata kasar, bullying, provokasi, atau gaya-gayaan naik motor tanpa SIM, merokok padahal masih ngetek dan ngerengek minta jajan sama emak-bapak, apakah itu strong? Berani melakukan hal negatif, apakah itu STRONG?

So sorry to say that sekali-kali hal negatif and WHATSOEVER yang kalian lakukan tidak akan pernah membuktikan bahwa orang tersebut STRONG! Hal tersebut malah membuktikan bahwa hanya hal-hal negatif yang bisa dilakukan untuk menutupi kelemahan, merasa tidak ada yang bisa dibanggakan kecuali dengan sok keren yang sebenarnya adalah norak, bahkan hal tersebut bisa menyeret kalian ke kantor polisi.

Anakku, masa muda memang banyak pilihan, tapi pilihan yang baik akan menuai hasil yang baik pula. Kalau ada yang bilang ‘’Nakal dulu baru Sukses, it’s bullshit!! Karena jarang banget ada kisah kenakalan  yang happy ending. Sukses itu adalah tanggung jawab. Semakin besar kalian bertanggungjawab terhadap diri sendiri semakin besar peluang kalian untuk sukses.

Ayoo jadi anak yang STRONG! Strong artinya memiliki prinsip yang kuat, sehingga tidak mudah dipengaruhi orang lain, tidak mudah terprovokasi, berani untuk maju, berani untuk SUKSES, berani menjalani konsekuensi atas pilihan dan hidupnya, berani berkata “TIDAK” kepada hal-hal negatif. Selesaikan permasalahan kalian dengan SLOW, COOL dan WISE.

Saya yakin kalian semua bisa menjadi anak-anak yang strong, positif, sukses, dan membanggakan!

-Spread love-

*Tulisan ini saya tulis saat saya terpukul mendengar anak didik saya tertangkap polisi dengan tuduhan terlibat tawuran, ternyata mereka tidak melakukan tawuran, mereka hanya diajak oleh anak SMP lain yang mereka tidak kenal. Dengan kejadian ini saya akan menjadikan materi KONSEP DIRI sebagai materi wajib di mata pelajaran Bimbingan dan Konseling di SMP Assyairiyah Attahiriyah, dengan harapan anak-anak mampu mengenal diri dan memiliki prinsip hidup sehingga tidak mudah terpengaruh hal negatif dari luar dirinya.

 

Advertisements
Featured post

13 Cara agar Guru Berwibawa di Mata Siswa

Kewibawaan adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh seorang pendidik, bahkan dalam Neuro Linguistik Programming ada yang namanya anchor di mana seseorang mempatenkan karakter dirinya di hadapan orang lain (ciri khas). Dengan sikap berwibawa biasanya seseorang akan terlihat lebih dewasa dan penting. Namun, kebanyakan orang keliru dengan menganggap kewibawaan hanya berpredikat kepada atasan, padahal di  mana kita bekerja atau memegang amanah, di situlah kita bisa belajar untuk terlihat penting:

Berikut 13 Tips Meningkatkan Kewibawaan yang harus diketahui, yaitu :

1. Berpakaian Rapih & Profesional

Seorang yang lekat dengan pakaian yang rapih, sopan, bisa memunculkan aura kewibawaan pada dirinya. Perlu Anda ingat, biasaanya dalam benak kita sudah lekat dengan istilah “Jangan menilai seseorang hanya dari penampilan luar saja,” dalam dunia profesionalisme lingkup kerja istilah ini tidak berlaku sama sekali. Sejatinya, penampilan memang belum tentu mencerminkan isi hati atau kepribadian, namun di dalam mendidik, Anda merupakan figur, peserta didik Anda akan respect kepada Anda jika penampilan Anda menjelaskannya. Penampilan dihitung dalam penilaian. Ada beberapa tingkatan ekspektasi tinggi saat seseorang melihat penampilan orang lain di tempat kerja. Kita tentu memiliki ekspektasi tinggi terhadap penampilan seorang eksekutif. Berpakaianlah seperti seorang eksekutif jika ingin dipandang seperti mereka.

2. Kepala adalah asset

Setiap peserta didik atau orang tua biasanya akan memperhatikan kita mulai dari kepala. oleh karena itu, dengan memperhatikan rambut atau jilbab (bagi perempuan yang berjilbab), seorang akan terlihat lebih rapih dan berwibawa. Rambut dan jilbab yang tertata rapi akan selalu membuat Anda terlihat lebih segar dan berpengaruh di mata peserta didik Anda. Khusus bagi kaum wanita, potongan rambut berponi sebaiknya dihindari karena akan membuat wajah Anda kekanak-kanakan dan kurang memperlihatkan sisi kedewasaan Anda, untuk yang menggunakan jilbab perhatikan kerapian, ketepatan warna dan aksesoris, warna dan aksesoris yang terlalu mencolok juga akan membuat Anda terlihat berlebihan. Sementara pria disarankan tidak memanjangkan rambut dan menatanya dengan rapi.

Cucilah wajah Anda dengan sabun agar tidak berminyak bagi pria, bagi wanita sapukan make up sederhana agar wajah terlihat lebih segar.

3. Tidak Bicara Sembarangan

Jika ingin terlihat berwibawa di mata peserta didik, maka Anda harus menguasai ilmu kewibawaan salah satunya adalah “public speaking”. Seorang pemimpin biasanya akan berbicara dengan cara efektif, tepat sasaran, dan tidak bertele-tele. Perlu diketahui, terlalu banyak bicara, bebelit-belit, susah dicerna, penggunaan bahasa daerah yang tidak pada tempatnya, serta latah adalah penyakit dalam berkomunikasi yang harus Anda hindari.

4. Bersikap tegas

Ketegasan bukan berarti menunjukkan amarah atau kekerasan yang mencerminkan tindakan kriminalitas melainkan arti tegas disini berarti menunjukkan sikap diplomatis, santun, dan mampu membuat keputusan dengan segera. Di dalam menangani peserta didik, kecerdasan dalam mengambil sikap amat sangat diperlukan demi kelancaran komunikasi.

5. Rapikan Ruang Kerja Anda

Kebiasaan yang banyak dilupakan oleh kebanyakan guru adalah kurang memperhatikan kerapian di lingkungan kerja mereka. Seberapa sibuk pekerjaan Anda, seberapa lama durasi Anda bekerja, jaga selalu barang-barang Anda agar senantiasa rapi. Meja dan ruang kerja yang berantakan mencerminkan kepribadian pemalas, santai, dan tidak profesional. Hal itulah yang membuat Anda tampak tidak berwibawa di mata peserta didik.

6. Suka Berbagi Ilmu dan Menawarkan Bantuan

Seorang pendidik harus gaulgaul berarti up to date dengan keadaan saat ini. Sampaikanlah cerita kekinian yang berhubungan dengan materi pembelajaran. Sampaikan dengan bahasa yang lugas dan sopan agar peserta didik merasa tertarik untuk mendengarkan.

7. Mencatat Hal Penting

Mencatat semua hal penting misalnya rencana pembelajaran, hasil observasi harian, dan lain sebagainya merupakan salah satu cara meningkatkan kewibawaan, mengapa? Karena akan sangat membantu Anda untuk mengingat jika ada kejadian-kejadian yang tak terduga sehingga meminimalisir kata ”tidak tahu” di depan peserta didik.

9. Hindari Menjadi Objek Ejekan

Cara meningkatkan kewibawaan yang satu ini memang sulit dipungkiri, dalam satu lingkungan, biasanya ada objek yang dijadikan bahan ejekan dan candaan. Perlu diingat, seorang objek ejekan tentulah seseorang yang dinilai peserta didik punya banyak kelemahan, kurang berwibawa, dan tidak disegani. Hindari menjadi objek candaan dengan melakukan 8 poin di atas.

Yang menjadi catatan disini adalah “Jangan bergurau melebihi batas kewajaran, namun gurauan tetap diperlukan.” Bergurau akan menciptakan suasana santai dan tetap menjaga wibawa Anda jika Anda tidak tertawa terbahak-bahak atau membuat atraksi lelucon yang konyol di hadapan peserta didik.

10. Perlakukan atasan seperti sahabat

Dalam lingkup profesional, biasanya Anda memiliki pimpinan. Jangan pernah sungkan-sungkan untuk berkomunikasi dengan atasan Anda. Baginya Anda adalah orang penting yang sesuai untuk berbincang-bincang dengannya. Bertanyalah kepadanya jika ada pertanyaan tentang peserta didik, diskusikanlah sebuah kejadian, atau berikanlah saran atau masukan, dengan itu Anda tidak akan miskomunikasi dengan atasan di depan peserta didik.

11. Jangan Ungkapkan Masalah Pribadi

Sebagai seorang pendidik kita harus mengomunikasikan perasaan kita kepada peserta didik, namun tidak dengan masalah peribadi. Mengeluh atau mnceritakan urusan peribadi dapat menebarkan energi negatif kepada peserta didik Anda. Anda lebih baik meritakan hal tersebut secara personal dengan seorang teman atau pimpinan dengan persetujuannya.

12. Suka Hidup Bermasyarakat

Berbaur sambil membicarakan hal-hal baru yang ringan dan berbobot sesuai dengan suasana akan memberi kesan bahwa Anda bersahabat dengan mereka. Secara tidak langsung orang lain akan merasa nyaman dan menganggap Anda merupakan bagian dari mereka.

13. Mampu menjadi teladan bagi orang lain

Rosulullah SAW diutus Allah SWT di dunia ini untuk menyempurnakan ahlak dan menjadi suri teladan yang baik bagi manusia. Contoh yang baik dapat memengaruhi kepribadian peserta didik. Hal tersebut akan menunjukkan bahwa Anda menjadi panutan atau orang yang berpengaruh bagi mereka.

Demikian beberapa hal yang dapat meningkatkan kewibawaan. Hayoooo, Anda sudah punya karakter yang mana saja?

 

Ibu Rumah Tangga atau Bekerja?

Hari ini saya mau bagi-bagi kegalauan saya kepada khalayak *galau dibagi-bagi, kalo bagi-bagi takjil sih enak ya he, kegalauan ini merupakan rutinitas tahunan yang harus saya lalui mengingat peran saya sebagai part time worker sekaligus part time mom, karena saya bekerja hanya empat sampai enam jam, setelah di rumah beralih profesi lagi jadi emak berdaster alias menjadi ibu beranak dua.

Saya di bantu oleh dua asisten rumah tangga (kalau beruntung, soalnya baru kemarin mbak yang ngurus si adik pulang kampung), dan sudah kenyang dengan berbagai polemik asisten rumah tangga yang super seru, dari yang sering mengeluh, sering teleponan, sering izin, sampai yang kalau dibilangin ngomonginnya sampe sekelurahan, belum lagi mbak yang saling gak cocok, atau mbaknya mertua gak cocok sama mbak saya (saya tinggal seatap dengan keluarga suami btw), dan polemik lain yang bisa satu bab kalau diceritain. Ditambah jadwal “hangout’’ keluarga suami yang begitu padat, date line-date line kerjaan yang menumpuk, program-program yang harus dievaluasi, kerja tim yang harus difollow up, dan lain sebagainya.

Hal yang paling mendasar adalah perasaan kasihan sama si adik yang sering banget gonta-ganti pengasuh, membuat dia jadi sedikit mistrust sama orang, nemplok terus kayak perangko dan krengki kalau emaknya hilang sebentar. Apalagi belakangan ini perilaku abang mulai gak terarah, mulai agak melawan sama orang-orang rumah. Seringkali saya berkata dalam hati, buat apa sih saya bekerja kalau anak saya gak mendapatkan pengasuhan terbaik? Inilah yang membuat saya bingung untuk memutuskan, apakah saya tetap menjadi part time mom atau ibu rumah tangga sejati.

Namun, di sisi lain ada beberapa hal yang membuat saya masih ingin bekerja, salah satunya adalah waktu saya bekerja sangat fleksibel, dekat dari rumah, dan sudah memiliki orang-orang yang saya percaya dan membuat saya semangat jika berada di sekeliling mereka.  Di samping itu, saya bisa membantu meringankan beban suami terutama dalam hal kebutuhan-kebutuhan sekunder, untuk sekedar beli baju anak, lipen, pelembab, atau pijet, ye khaaan? Selain itu, bekerja juga menjadi ajang me time, saya jadi punya kesempatan menulis seperti ini, bekerja juga cocok untuk saya yang hobi ketemu orang dan ngobrol.

Saya bersyukur dengan pekerjaan dan kehidupan saya saat ini. Suami sangat mendukung saya untuk bekerja. Saya rasa saat ini saya masih memilih untuk bekerja mengingat pekerjaan saya cukup santai, apalagi dibantu dengan tim manajemen yang sangat oke, berbeda dengan tiga tahun yang lalu, saat ini alhamdulillah masih bisa buat sekedar bercanda, mandiin atau nyuapin anak.

Intinya, menjadi IRT maupun working mom itu sama baiknya, selama masih bermanfaat buat keluarga atau orang sekitar.

Buat para suami di luar sana hargailah apapun keputusan istri, karena obat capek istri yang paling utama adalah kupingmu para suami, setidaknya bersabarlah saat istri menceritakan keluhan atau curhatan, atau sekedar candaan yang gak berfaedah, bantu istri mendidik anak, baca-bacalah tentang pola asuh terbaik dan diskusikan dengan istri. Hargailah istri dengan senyum dan ucapan manismu, sesekali istri juga butuh digombalin keleeeeus. Dengan itu, apapun peran istrimu akan dijalani dengan ikhlas dan penuh rasa syukur, insyaAllah akan terbangun rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah.

________________

Terimakasih udah mampir. kalau ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar ya 😉

Kuesioner SMP Assyairiyah Attahiriyah Award 2017

Assalamualaikum wr wb

Halloo anak-anakku yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng…

Seperti biasa, setiap akhir semester ganji di bulan Desember SMP Assyairiyah Attahiriyah mengadakan kegiatan SMP Attahiriyah Award. Acara ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada guru-guru yang selama satu semester ini memberikan perhatiannya kepada anak-anak didiknya di sekolah, juga penghargaan kepada teman-teman yang sudah menjalankan peraturan sekolah dengan baik. Oleh karena itu kita diminta untuk memberikan polling untuk memilih The Best Teacher of the Year dan The Best Student of the Year tahun 2017-2018.

Jadi penasaran kan, kira-kira siapa ya? Siapa tahu kamu salah satu nominasinya. Makanya yuk kita isi kuesioner di bawah ini 😉

Salam sayang,

Anne Rufaidah, S.Psi

IMG_2023.JPG

  1.  Kuesioner Siswa
  2.  Kuesioner Guru

 

Pengalaman Khitan Rafa di Rumah Sunatan

Sebenarnya belum kepikiran sama sekali Rafa khitan secepat ini, maunya sih nunggu dia yg minta. Tapi karena diagnosa dokter Rafa kena fimosis & mengharuskan khitan setelah perawatan antibiotik, akhirnya bunda dan papa ambil langkah terbaik. Dari situ bunda & papa mulai sibuk cari tempat khitan sambil terbengong-bengong kaget, mendadak, secepat ini, ntah gimana bingung menjelaskannya.

Setelah dikasih pengertian abang Rafa harus sunat nanti kalau sudah sembuh, kami juga menjelaskan bahwa proses khitan tidak sakit karena di bius, dan di bius itu rasanya seperti disuntik (agak sakit) seperti digigit semut, alhamdulillah anaknya ngerti. Akhirnya kami ajak Rafa survey tempat sunat & anaknya jatuh hati ke Rumah Sunatan dekat pasar gembrong.

Di situ kita tanya-tanya tentang metode khitan dan tetek bengeknya, alhamdulillah bunda & papa cocok, akhirnya kita minta brosur dan nomer telepon yang bisa dihubungi kalau Rafa jadi khitan di sana. Kami membuat janji dengan dokter dan menetapkan Rafa akan dikhitan pada Rabu tanggal 11 Oktober 2017.

Tepat pada hari H, saya sudah grasak grusuk bersiap-siap buat anter Rafa pagi-pagi, di mobil ntah kenapa bunda ngerasa sedih banget, berasa flash back Rafa bayi, kecil, sampai kemarin bunda marah deelel. Pokoknya sinetron abis (kamu akan tahu rasanya jika saatnya sudah tiba) *tawa nyi blorong 😀

Sampai di tempat parkir (kebetulan parkir di Bassura City) bunda kayak magh akut, perut berasa panas sampai ‘uweeegk uweeegk’ di jalan. Di tempat khitan, Rafa langsung main sambil menunggu giliran (karena di sana kayak ada plyground mini gitu)

Alhamdulillah proses khitan Rafa berjalan lancar dan mulus tanpa ngilu (bunda kalau denger Rafa nangis pasti ngilu ngebayanginnya), ga pake nangis pulak pas proses khitannya, ini cukup membuat hati emak plong pasca kena panic attack tadi pagi. Panic attack bunda hilang setelah Rafa selesai di bius, bunda akhirnya berani nemenin proses khitan sampai selesai

Di rumah, Rafa sempet nangis waktu efek biusnya baru hilang. Bunda mau kasih obat tapi harus makan dulu, daaan anaknya langsung minta pizza *hadeeeh maklumlah yaa raja sunat maunya makan yang keberat-beratan wkwkwk

Setelah makan pizza terus minum obat, aman deh, karena untuk kali ini saya bolehin nonton Bima X di you tube *emak udah bingung gimana mengalihkan rasa sakit dengan cara yang lain, dihipnoterapi sih okenya tapi pasti defense, hipnoterapi ga bakalan ‘mempan’ kalau defense mechanismnya tinggi keeun? (intinya emaknya ga mau ribed) ya kasih ajalah Bima X daripada daripada…..

Akhirnya abang sudah seger dan kita pindahin ke kamar biar lebih nyaman. Drama gak selesai sampai di situ, waktu abang Rafa mau pipis nangis lagi, anaknya katanya takut berdarah haaa PR bunda papa deh buat bujukin yg nangis-nangis sampe selesai pipis. setelah pipis, penis dibersihin pake air bersih, NACl, kemudian tabung dibersihkan menggunakan cotton bud & dikasih obat tetes. Rutinitas perawatan luka tersebut dilakukan setiap selesai buang air.

Ini adalah hari ketiga pasca khitan. Dari hari pertama sebenarnya Rafa sudah bisa beraktifitas seperti biasa, namun masih suka lebai kalau pipis karena takut sakit hihi. Di hari kedua sudah bisa main barong, dan di hari ketiga Rafa sudah bisa naik turun tangga. Sekarang bunda masih menunggu luka kering nih, doakan yaaa….

Terimakasih untuk papa yang sudah gantian nemenin dan bantu bersihin luka khitan Rafa. Sekian curhatan emak yang tidak berfaedah ini, bersambung ke curhatan berikutnya. Mohon sarannya ya atas tulisan saya karena baru mau coba belajar menulis. Untuk ibu dan ayah yang mau khitan anaknya semangat ya, insya Allah dengan kerja sama yang baik semua berjalan dengan lancar 🙂

 

Mengingat Kembali Macam-macam Metode Pembelajaran

Di era globalisasi seperti sekarang ini diharapkan anak-anak kita dapat mencari informasi bukan disuapi informasi, apalagi rentang fokus anak usia 6 sampai 13 tahun hanya sekitar 20 sampai 30 menit. Bayangkan jika waktu 1 jam kita gunakan untuk ceramah dan menyalin papan tulis? Soooo bored pastinya. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan metode ceramah, tapi sebaiknya  kita menggunakan metode yang bervariasi agar proses pembelajaran terasa asik dan menyenangkan.

Jika anak-anak kita merasakan suasana kelas yang menyenangkan, bukan tidak mungkin tujuan dari pembelajaran yang sudah kita tetapkan di awal akan tercapai dengan baik dan dan tercipta pengalaman-pengalaman yang menarik. Pengalaman inilah yang akan diingat oleh anak sepanjang kehidupan mereka.

Ada sekitar empat puluh metode pembelajaran yang bisa kita gunakan, tapi di bawah ini saya tulis yang sering digunakan:

  1. Metode Konvensional/ metode ceramah

Metode pengajaran dengan cara berceramah atau menyampaikan informasi secara lisan kepada siswa. Metode ini merupakan metode yang paling praktis dan ekonomis, tidak membutuhkan banyak alat bantu. Metode ini mampu digunakan untuk mengatasi kelangkaan literatur atau sumber rujukan informasi karena daya beli siswa yang diluar jangkauan. Namun metode ini juga memiliki beberapa kelemahan dan kelebihan.

Kekurangan metode ceramah yaitu:

  • Siswa menjadi pasif.
  • Proses belajar membosankan dan siswa mengantuk.
  • Terdapat unsur paksaan untuk mendengarkan.
  • Siswa dengan gaya belajar visual akan bosan dan tidak dapat menerima informasia tau pengetahuan, pada anak dengan gaya belajar auditori hal ini mungkin cukup menarik.
  • Evaluasi proses belajar sulit dikontrol, karena tidak ada poin pencapaian yang jelas.
  • Proses pengajaran menjadi verbalisme atau berfokus pada pengertian kata- kata saja.

Kelebihan metode ini juga ada, antara lain:

  • Mendorong siswa untuk menjadi lebih fokus.
  • Guru dapat mengendalikan kelas secara penuh.
  • Guru dapat menyampaikan pelajaran yang luas.
  • Dapat diikuti oleh jumlah anak didik yang banyak.
  • Mudah dilaksanakan.
  1. Metode Diskusi

Metode diskusi merupakan metode pengajaran yang erat hubungannya dengan belajar pemecahan masalah. Metode ini juga biasa dilakukan secara berkelompok atau diskusi kelompok.

Kelebihan metode diskusi kelompok ini, sebagai berikut:

  • Memberikan pemahaman pada anak didik bahwa setiap permasalahan pasti ada penyelesaiannya.
  • Siswa mampu berfikir kritis.
  • Mendorong siswa untuk dapat menyampaikan pendapatnya.
  • Mengambil satu atau lebih alternatif pemecahan masalah.
  • Mendorong siswa memberikan masukan untuk pemecahan masalah.
  • Siswa menjadi paham tentang toleransi pendapat dan juga mendengarkan orang lain.

Kekurangan dari metode diskusi ini yaitu sebagai berikut:

  • Cocok digunakan untuk kelompok kecil.
  • Tema diskusi terbatas.
  • Dikuasai oleh orang orang yang suka berbicara.
  • Dibutuhkan penyampaian secara formal dalam berpendapat.

3. Metode Demostrasi

Metode demonstrasi digunakan pada pengajaran dengan proses yaitu menggunakan benda atau bahan ajar pada saat pengajaran. Bahan ajar akan memberikan pandangan secara nyata terhadap apa yang akan dipelajari, bisa juga melalui bentuk praktikum. Metode demonstrasi ini memiliki manfaat antara lain siswa jadi lebih tertarik dengan apa yang diajarkan, siswa lebih fokus dan terarah pada materi, pengalaman terhadap pengajaran lebih diingat dengan baik oleh siswa.

Kelebihan metode demonstrasi ini, antara lain:

  • Siswa bisa memahami secara lebih jelas tentang suatu proses atau cara kerja.
  • Penjelasan menjadi lebih mudah dimengerti.
  • Meminimalisir kesalahan dalam menyampaikan materi lisan, karena bukti konkret bisa dilihat.

Kekurangan dari metode demonstrasi ini, yaitu:

  • Apabila benda yang didemonstrasikan terlalu kecil, siswa kesulitan dalam mengamati.
  • Jumlah siswa yang terlalu banyak dapat menghalangi pandangan siswa secara merata.
  • Tidak semua materi bisa didemonstrasikan.
  • Memerlukan guru yang benar- benar paham, agar bisa mendemonstrasikan dengan baik.

4. Metode Ceramah Plus

Metode ceramah plus yaitu sistem pengajaran dengan menggunakan ceramah lisan dan disertai metode lainnya. Metode mengajar ini menggunakan lebih dari satu metode. Misalnya:

Metode ceramah plus tanya jawab: Metode ini secara ideal disertai dengan penyampaian materi dari guru, pemberian peluang pada siswa untuk bertanya apa yang tidak dimengerti, dan pemberian tugas di akhir pengajaran.

Metode ceramah plus diskusi dan tugas: Metode ini dilakukan dengan memberikan materi secara lisan kemudian disertai dengan diskusi dan pemberian tugas di akhir sesi.

Metode ceramah plus demonstrasikan dan latihan: Metode ini merupakan gabungan dari penyampaian materi dengan memperagakan atau latihan atau percobaan.

5. Metode Resitasi

Metode resitasi merupakan metode mengajar dengan siswa diharuskan membuat resume tentang materi yang sudah disampaiakan guru, dengan menuliskannya pada kertas dan menggunakan bahasa sendiri.

Kelebihan metode resitasi, sebagai berikut:

  • Siswa menjadi lebih ingat dengan materi, karena telah menuliskannya dengan resume.
  • Menurut Sayiful Bahri, 2000 siswa menjadi lebih berhasil dalam mengambil inisiatif dan mampu bertanggungjawab.

Kekurangan metode resitasi, yaitu:

  • Hasil resume yang dilakukan terkadang hanya mencontek pada teman dan bukan hasil pikirannya sendiri.
  • Tugas bisa jadi dikerjakan oleh orang lain.
  • Susah mengevaluasi apakah siswa benar- benar memahami hasil tulisan resumenya sendiri.

6. Metode Percobaan

Metode percobaan merupakan metode pengajaran dengan menggunakan action berupa praktikum atau percobaan lab. Masing masing siswa dengan ini mampu melihat proses dengan nyata dan belajar secara langsung.

Kelebihan dari metode percobaan ini, yaitu:

  • Metode ini membuat siswa merasa bahwa materi yang dipelajari benar adanya dengan dibuktikan melalui percobaan.
  • Siswa dapat mengembangkan diri dengan mengadakan eksplorasi dengan percobaan percobaan.
  • Metode ini akan menghasilkan siswa dengan jiwa peneliti dan suka mencaritahu dan pengembangan keilmuan dan memberikan kesejahteraan pada masyarakat.

Kekurangan dari metode percobaan ini, yaitu:

  • Kekurangan alat seringkali menghambat siswa untuk dapat bereksperimen lebih.
  • Eksperimen dilakukan pada jam kelas yang terbatas, sehingga percobaan yang dapat dilakukan terbatas
  • Metode ini cocok untuk beberapa tipe pelajaran saja, seperti biologi, teknologi, dan lainnya.

7. Metode Karya Wisata

Metode karya wisata adalah suatu metode mengajar dengan memanfaatkan lingkungan, lokasi, atau tempat- tempat yang memiliki sumber pengetahuan bagi siswa. Metode mengajar ini dilakukan dengan pendampingan oleh guru ataupun orang tua jika usianya masih terlalu muda. Pendampingan dilakukan untuk menunjukkan sumber pengetahuan yang perlu dipahami oleh siswa. Metode karya wisata ini bisa dilakukan di tempat tempat sejarah, di alam, atau lainnya.

Kelebihan metode karya wisata, antara lain:

  • Metode ini merupakan metode modern yang memanfaatkan interaksi dengan lingkungan nyata.
  • Bahan yang dipelajari ketika sekolah, bisa langsung dilihat secara nyata misalnya bangunan bersejarah.
  • Pengajaran dengan metode ini bisa merangsang siswa untuk lebih kreatif.
  • Metode pengajan ini sangat menyenangkan dan tidak jenuh.

Kekurangan metode karya wisata, antara lain:

  • Memerlukan perencanaan yang matang.
  • Memerlukan persiapan yang disetujui oleh banyak pihak.
  • Seringkali metode belajar ini lebih mengutamakan tujuan rekreasi daripada tujuan pembelajarannya.
  • Membutuhkan biaya yang cukup mahal.
  • Memerlukan pengawasan dari pihak guru dan orang tua.
  • Keselamatan dan perlindungan menjadi faktor penting.

8. Metode Latihan Keterampilan

Metode latihan keterampilan ini merupakan metode mengajar dengan melatih keterampilan siswa atau soft skill dengan cara membuat, merancang, atau memanfaatkan sesuatu. Metode ini membutuhkan kreativitas siswa yang tinggi denganmemanfaatkan suatu bahan menjadi barang yang lebih berguna dan bermanfaat.

Kelebihan metode latihan ketrampilan ini, yaitu:

  • Metode ini melatih kecakapan motorik dan kognitif anak dengan menggunakan alat alat dan kemampuan mengolah bahan menjadi ide yang lebih kreatif.
  • Melatih kreativitas seni siswa.
  • Melatih fokus, ketelitian, kecepatan dan ketepatan.

Kekurangan metode latihan ketrampilan, yaitu:

  • Siswa yang tidak memiliki minat akan kesulitan untuk menyesuaikan diri.
  • Menghambat bakat siswa yang lainnya, sehingga lebih baik disesuaikan dengan bakat masing- masing.
  • Waktu yang terlalu lama dalam melaksanalan latihan bisa menimbulkan kebosanan dan kehilangan minat dari siswa.

9. Metode Pemecahan Masalah (Problem Based Learning)

Metode PBL ini dilakukan dalam kelas kecil, siswa diberikan kasus untuk menstimulasi diskusi kelompok. Kemudian siswa mengutarakan hasil pencarian materi terkait kasus dan didiskusikan dalam kelompok.

Kelebihan metode problem based learning adalah:

  • Siswa menjadi lebih aktif dalam mencari materi atau informasi terkait kasus.
  • Siswa aktif dalam menyampaikan pendapat dan berdiskusi.
  • Suasana kelas tidak membosankan dan menyita fokus siswa.

Kekurangan metode problem based learning, yaitu:

  • Metode ini lebih tepat dilakukan dalam kelas kecil dengan jumlah siswa yang tidak terlalu banyak.
  • Perlu adanya trigger atau kasus pemicu yang baik agar diskusi dapat terarah sesuai tujuan pembelajaran.
  • Perlu adanya mentor atau pembimbing yang bertugas meluruskan alur diskusi.
  • Diskusi bisa berjalan terlalu panjang lebar pada satu topik bahasan dan memakan waktu apabila semua siswa berpendapat pada satu topik.
  • Pendapat siswa mungkin sama atau mirip yang seharusnya sudah tidak perlu disampaikan lagi.
  1. Metode Perancangan

Metode perancangan merupakan metode mengajar dengan merangsang siswa untuk mampu menciptakan atau membuat suatu proyek ayang akan dipraktekkan atau akan diteliti.

Kelebihan metode ini yaitu:

  • Membangun pola pikir kritis dan kreatif siswa sehingga lebih luas dan mampu memecahkan masalah.
  • Metode ini mengasah siswa untuk dapat mengintegrasikan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan secara terpadu dan berguna nyata dalam kehidupan sehari hari.

Kekurangan metode perancangan ini yaitu:

  • Kurikulum yang ada belum menunjang metode pengajaran ini. Metode ini hanya bisa dipelajari atau diperoleh ketika ada event perlombaan.
  • Dibutuhkan bimbingan dari guru yang khusus dalam melakukan perencanaan dan pelaksanaan
  • Membutuhkan fasilitas dan sumber yang mendukung pelaksanaan.
  1. Metode Discovery

Metode discovery merupakan metode pengajaran modern yang dilakukan dengan cara mengembangkan cara belajar siswa menjadi lebih aktif, mandiri, dan pemahaman yang lebih baik. Siswa mencari jawaban atas pertanyaannya sendiri, sehingga dapat diingat lebih baik. Strategi ini dinamakan strategi penemuan. Siswa menjadi lebih aktif mencari, memahami, dan menemukan jawaban atau materi terkait. Siswa juga mampu menganalisa pengetahuan yang diperolehnya kemudian ditransfer kepada masyarakat.

Kelebihan metode discovery, yaitu:

  • Mengembangkan kognitif siswa dan memperbanyak penguasaan ketrampilan.
  • Pengetahuan diperoleh dengan caranya sendiri sehingga menjadi lebih mandiri dan berfikir lebih luas
  • Dapat menyesuaikan kemampuan siswa itu sendiri.
  • Mengarahkan siswa untuk dapat bergerak maju dan meningkatkan motivasi diri dalam belajar.
  • Meningkatkan rasa percaya diri melalui penemuan penemuannya.
  • Meningkatkan interaksi antara siswa dengan guru.

Kekurangan metode discovery, antara lain:

  • Diperlukan persiapan mental dalam proses belajar ini.
  • Metode ini baik untuk kelas kecil.
  • Mengejarkan tentang penemuan lebih mementingkan tentang pengertian daripada memperhatikan yang diperolehnya dari ketrampilan dan sikap.
  • Ide- ide mungkin sulit ditemukan.
  • Tidak semua penemuan menjelaskan pemecahan terhadap masalah.
  1. Metode Inquiry

Metode inquiry merupakan metode yang mampu membangun siswa untuk menyadari apa yang dia dapatkan selama belajar. Guru tetap memiliki peranan penting dalam metode ini yaitu dengan membuat design pengalaman belajar. Inquiry memiliki arti  memahami apa yang telah dilalui. Metode ini melibatkan intelektual dan menuntut siswa memahami apa yang mereka pelajari sebagai sesuatu yang berharga.

Strategi pelaksanaan metode inquiry ini yaitu: guru memberikan penjelasan materi yang diajarkan, kemudian memberikan tugas pada siswa untuk menjawab pertanyaan yang diajukan guru sebagai evaluasi pemahaman siswa. Guru membantu memberikan jawaban yang mungkin sulit dan membingungkan bagi siswa. Resitasi dilakukan pada akhir untuk mengevaluasi pemahaman siswa tentang apa yang sudah dipelajari. Kemudian siswa merangkum apa saja yang sudah dipelajari sebagai kesimpulan yang dapat dipertanggunjawabkan.

  1. Mind Mapping

Mind mapping adalah metode belajar dengan menerapkan cara berfikir runtun terhadap suatu permasalahan bagaimana bisa terjadi sampai pada penyelesaiannya. Pengajaran melalui mind mapping disajikan dalam bentuk skema yang memiliki hubungan sebab akibat dan saling berpengaruh. Metode belajar dengan mind mapping ini mampu meningkatkan analisis dan berfikir kritis siswa sehingga memahami sesuatu secara keseluruhan dari awal sampai akhir.

Kelebihan mind mapping, antara lain:

  • Cara ini lebih efektif dan efisien.
  • Ide ide baru bisa muncul dengan menggambar diagram diagram.
  • Digram yang terbentuk bisa menjadi alur berfikir yang efektif dan bermanfaat untuk hal lain.

Kekurangan dari model mind mapping, adalah:

  • Hanya siswa yang aktif yang mampu terlibat.
  • Memerlukan dasar dengan banyak membaca sebelum membuat mapping.
  • Beberapa detail informasi tidak masuk dalam mapping.
  • Orang lain mungkin tidak dapat memahami mind mapping yang dibuat oleh orang lain karena hanya berupa poin inti saja yang dituliskan.
  • Beberapa orang kesulitan merangkai panah atau alur mind mapping dengan rapi, dan seringkali mind mapping terkesan berantakan dan tidak dapat dipahami.
  1. Role Playing/ Berbagi peran

Metode pembelajaran dengan role playing yaitu dengan metode drama atau peran. Metode ini dengan melibatkan siswa dalam berakting sebagai suatu karakter dalam suatu situasi tertentu dan menunjukkan respon yang seharusnya dilakukan. Pembelajaran melalui role playing ini melatih interaksi dan mengekspresikan diri secara nyata sebagai contoh atas kejadian yang sebenarnya. Hal ini juga bisa digunakan untuk latihan komunikasi yang baik, atau interaksi dengan orang lain atau klien.

Kelebihan metode role playing:

  • Siswa mampu mempraktikkan secara langsung.
  • Melatih rasa percaya diri di depan kelas.
  • Lebih memahami materi.

Kekurangan dari metode role playing ini adalah:

  • Tidak semua siswa menyukai metode pembelajaran ini.
  • Metode ini akan sulit diikuti untuk tipe siswa yang introvert.
  1. Cooperative Script

Skrip kooperatif merupakan metode belajar dengan memasangkan siswa dan secara lisan menuntut siswa untuk mengutarakan intisari dari bagian materi yang disampaikan. Pertama, guru membagi siswa untuk berpasangan, guru membagikan materi pada siswa dan membuat ringkasan, guru menentukan siapa yang akan menjadi pembicara dan pendengar. Pembicara membacarakan ringkasannya sebaik mungkin dengan mengutarakan ide ide pokok materi, kemudian bertukar peran antara pembicara dan pendengar.  Guru pada akhir sesi memberikan kesimpulan.

Kelebihan metode ini yaitu:

  • Melatih kemampuan berbicara siswa dan juga kemampuan untuk mendengarkan.
  • Partisipasi siswa menjadi aktif secara menyeluruh.
  • Meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri.

Kekurangan metode ini, yaitu:

  • Hanya bisa digunakan untuk mata pelajaran tertentu.
  • Hanya dapat dilakukan menjadi dua grup dan berpasangan dua orang.

16. Debat

Debat merupakan metode pembelajaran dengan mengadu argumentadi antara dua pihak atau lebih baik perorangan maupun kelompok. Argumentasi yang dilakukan membahas tentang penyelesaian suatu permasalahan dan memberi keputusan terhadap masalah. Debat pada umumnya dilakukan secara formal dengan bahasa bahasa formal dan cara cara tertentu yang sopan. Terdapat aturan aturan dalam debat informasikan yang disajikan harus memuat data yang relevan dan berisi.

Kelebihan metode pembelajaran ini, yaitu:

  • Melatih kemampuan berpendapat dan mempertahankan pendapat siswa.
  • Melatih kerja kelompok.
  • Menuntut siswa untuk mencari informasi yang kuat untuk argumentasinya.
  • Melatih rasa percaya diri dalam berpendapat.

Kekurangan dalam metode pembelajaran ini, adalah:

  • Seringkali justru berebut dalam memberikan pendapat,
  • Pendapat tidak memiliki intisari yang informatif dan hanya berisi sanggahan,
  • Adu argumen tidak menemukan titik penyelesaian,
  • Siswa yang tidak pandai berargumen akan cenderung pasif dan hanya orang orang tertentu saja yang aktif berbicara.

Metode Pembelajaran Lainnya (17-20)

Berikut metode pembelajaran lainnya yang efektif untuk diterapkan, antara lain:

  1. Metode Mengajar Beregu (Team Teaching Method)

Metode mengajar ini dilakukan oleh lebih dari satu pengajar, materi diberikan dengan jadwal yang berbeda oleh beberapa pengajar. Soal ujian dibuat oleh beberapa pengajar dan disatukan. Pengajar membuat soal dengan menggunakan poin poin capaian yang sudah dibuat sehingga jelas.

  1. Metode Mengajar Sesama Teman (Peer Teaching Method)

Metode mengajar ini dilakukan dengan cara berdiskusi, atau juga dengan presentasihasil diskusi. Kelompok menyampaikan materi hasil diskusi dan memberi kesempatan pada teman- temannya untuk bertanya. Kelompok menjawab setiap pertanyaan.

  1. Metode Bagian (Teileren method)

Metode pengajaran ini dilakukan denganmemberikan materi sebagian sebagian, misalnya belajar ayat. Pengajaran dimulai dari ayat per ayat yang kemudian disambung lagi dengan ayat lain.

  1. Metode Global

Metode global ini mengajarkan pada siswa keseluruhan materi, kemudian siswa membuat resume tentang materi tersebut yang mereka serap dan diambil intisarinya.

Sekian dulu, karena tangan saya sudah mulai keriting. Silahkan beri masukan atau tambahan di kolom komentar. Mengenai metode pembelajaran, selengkapnya bisa dilihat di sini. Metode mana yang menurutmu menarik? Selamat mencoba!

Sumber: <https://dosenpsikologi.com/macam-macam-metode-pembelajaran>

 

Manfaat Travelling bagi Proses Belajar Anak

Kali ini saya akan mengupas tentang learning by travelling. Menurut Nawijn (2012) dari Rotterdam University, ia menemukan hubungan yang signifikan antara travelling dengan subjective well being. Selain hepi-hepi manjyaah a la Syahrini, travelling juga memiliki dampak positif loh bagi proses belajar anak. Nah, apa sih sih manfaat travelling bagi proses belajar anak versi saya?

  1. Menstimulasi perkembangan otak anak.
    • Pada saat anak belum mulai berbicara, biasanya anak akan menunjuk kepada hal yang ingin ia ketahui, dengan travelling akan membantu kita untuk memperkaya kosa kata mereka tentang hal-hal yang ada di sekelilingnya.
    • Pada anak yang lebih besar dan sudah bisa berbicara biasanya ia akan bertanya. Bertanya, ya hal yang simpel, tapi dengan bertanya, anak-anak akan semakin mengerti tentang hal-hal yang terjadi di luar dirinya dan di luar kebiasaannya. Apalagi pada anak prasekolah yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mereka biasanya akan bertanya tentang keragaman.
    • Jangan lupa meski kita seringkali tidak mengerti tentang bahasa di suatu daerah atau suatu negara, tapi dengan senyuman semua orang tahu bahwa kita menerima keberadaan mereka. Hal ini juga harus kita tanamkan kepada anak-anak kita bahwa senyuman yang tulus adalah bahasa kebaikan termudah di seluruh dunia.
  1. Menanamkan nilai-nilai agama. Menanamkan nilai-nilai agama gak hanya di pengajian, gak hanya menceritakan ayat-ayat al-Qurán, dan tidak hanya dengan berdoa sebelum dan setelah melakukan sesuatu. Dengan travelling kita juga bisa memasukkan nilai-nilai agama kepada mereka, dengan mengingatkan bahwa Tuhan Maha Hebat bisa menciptakan tempat-tempat yang begitu indah, kita juga bisa menjelaskan tentang perintah dan larangan Tuhan, misalnya, di manapun berada papa dan bunda menjaga sholat lima waktu, buang sampah pada tempatnya, berkata baik, atau kita sebagai seorang Muslim tidak boleh makan daging babi, dan perintah maupun larangan Tuhan lainnya. Penjelasan tentang hal tersebut membuat anak sedikit demi sedikit menyadari tentang pentingnya nilai-nilai agama di dalam hidupnya.

Nyatanya proses belajar itu bisa di mana saja dan kapan saja kan? Bahkan bisa dengan cara yang sangat menyenangkan. Travelling gak harus mahal kok, kita bisa mendatangi tempat-tempat terdekat dengan kita. Tunggu apa lagi bunda, yuk ajak anak kita travelling 🙂

Tinta Hitam untuk Jakarta

Memasuki minggu-minggu menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), siap-siap mata kicer baca opini-opini di media sosial. Selama ini saya menjadi pengamat pasif tentang Pilkada DKI Jakarta, dan hari ini saya tergerak untuk menulis tentang serunya kampanye Pilkada DKI Jakarta tersebut. Biar ada kenang-kenangan Pilkada aja sih hehe.

Kalau bisa dibilang, konstelasi Pilkada DKI Jakarta tahun ini hampir sama atau bahkan sama dengan Pemilihan Presiden (Pemilu) tahun 2014 yang lalu. Para pendukung pasangan calon berlomba-lomba melontarkan berbagai macam isu. Mulai dari isu-isu yang mengandung SARA, isu-isu perkongsian, isu-isu kegagalan di masa lalu, dan isu-isu lainnya.

Saya warga Jakarta dan sangat peduli dengan apa yang sedang terjadi belakangan ini di Jakarta. Tapi kalau saya ditanya pilih siapa, saya Cuma bisa bilang “Au ah gelap!’’ hehe. Saya golput di media sosial, bukan berarti saya tidak memilih salah satu dari dua pasangan calon tersebut. Haruskah saya memberi tahu khalayak ramai tentang pilihan saya? Haruskah saya membela mati-matian calon yang akan saya pilih nanti dengan berbagai cara, termasuk black campaign? Apakah asas Langsung Umum Bebas dan Rahasia sudah tidak berlaku lagi di bumi pertiwi ini?

Saya lebih suka keseruan kampanye jaman saya kecil dulu. Masing-masing paslon membawa arak-arakan dengan mobil dibuntuti dengan arak-arakan lainnya, sambil berorasi dan meneriakkan “Hidup Golkar! Hidup PDI! Hidup P3!’’ (karena pada saat itu hanya ada tiga partai). Ya sudahlah. Bagi saya sekarang bukan saatnya lagi kita ngomongin siapa yang bekerja untuk Jakarta dan apa yang akan beliau berikan? Tapi lihat sekeliling kita, dan temukanlah apa yang bisa kita lakukan untuk diri kita dan Jakarta kita tercinta ini.

Salam Persatuan!

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑